Trik Jitu Agar Tugas Kita Selalu Dinilai Sempurna Oleh Dosen

Tugas merupakan salah satu komponen dalam menentukan nilai akhir mahasiswa ketika menempuh matakuliah tertentu. Proporsi nilai tugas ini cukup besar, bisa mencapai 30% dari nilai keseluruhan, bahkan tak jarang lebih tinggi lagi. Ada banyak jenis tugas yang diberikan oleh dosen, namun pada umumnya berbentuk makalah, resume, hasil diskusi, atau artikel ilmiah yang dilaporkan secara tertulis.

Tulisan ini akan membahas bagaimana trik-trik jitu dan akurat agar tugas kuliah kita selalu mendapat nilai SEMPURNA dari dosen-dosen kita. Terutama tugas dalam bentuk laporan tertulis. Berikut trik-trik jitunya:

  1. Kumpulkan Tepat Waktu

Apapun alasannya jangan sampai tugas kita dikumpulkan terlambat, oleh karena itu siapkan tugas kita jauh-jauh hari agar tidak sampai terlambat mengumpulkan. Siapapun dosennya tidak akan suka bila tugas dikumpulkan terlambat. Tugas yang dikumpulkan terlambat sering diartikan bahwa kita tidak serius dalam mengerjakan tugas kita.

  1. Tampilan

Tampilan merupakan salah satu komponen penting dalam laporan kita, tidak perlu menarik perhatian berlebih, yang terpenting adalah kerapian. Baik wujud fisik maupun kontennya. Misalnya, masih ada salah ketik di sana sini, ini akan mempersepsikan pembaca bahwa kita tidak serius atau menganggap enteng tugas ini. Salah satu “jujugan” dosen membaca tugas atau laporan kita adalah abstrak dan daftar isi. Usahakan setiap laporan ada abstraknya yang ditulis singkat namun padat, menggambarkan dengan jelas isi laporan kita. Tidak kalah penting lagi adalah daftar isi, gunakan daftar isi otomatis di menu references pada ms word, tutorialnya bisa dilihat DI SINI. Bila kita sudah menggunakan ini, selain memudahkan kita, dosen akan dengan nyaman memeriksa tugas kita, terutama bila tugas kita berbentuk soft file.

  1. Konten

Ini adalah inti dari tugas kita, yang paling utama dalam komponen ini adalah bahwa copy dan paste sangat DIHARAMKAN. Dosen kita sudah pasti lebih banyak membaca tentang topik-topik pembelajaran dari pada kita, kemungkinan besar cara ini akan mudah diketahui, jadi usahakan konten laporan kita adalah hasil pemikiran kita, bila itu pendapat orang lain lakukan parafrase. Bila kita merujuk pada artikel, bahkan dari blog sekalipun dosen kita tidak akan tahu bila kita menuliskan kembali dalam bahasa kita.

  1. Rujukan/pustaka

Selalu berikan rujukan yang akurat ketika kita mengutip pendapat orang lain dan jangan lupa tulis rujukan tersebut dalam daftar pustaka kita. Komponen utama dalam daftar pustaka adalah nama penulis, tahun terbit, judul buku dan penerbit bila yang kita rujuk adalah buku. Bila yang kita rujuk adalah artikel jurnal komponen yang harus ada adalah penulis, tahun terbit, judul artikel, nama jurnal dan DOI bila ada. Tidak kalah penting lagi adalah sumber rujukan kita harus jelas dan kredibel, usahakan sebagian besar adalah artikel jurnal ilmiah, dan sebagian lagi buku-buku asli, handari penggunaan rujukan skunder.

  1. Penulisan daftar rujukan/pustaka

Apa yang kita rujuk dalam tulisan kita harus ada dalam daftar pustaka, begitu pula sebaliknya, daftar pustaka yang kita tulis harus ada dalam isi tulisan kita. Disarankan untuk mengganakan software Mendeley atau Endnote agar tidak terjadi kesalahan penulisan daftar pustaka, selain terlihat rapi dan berkualitas, sehingga tugas kita terkesan dikerjakan secara serius.

Bila kita memperhatikan lima hal tersebut di atas dan mengaplikasikan pada tugas-tugas kita kemungkinan besar tugas kita akan selalu mendapat nilai SEMPURNA dari dosen.

SELAMAT BELAJAR DAN BERKARYA