Kunjungan Mahasiswa PE ke Museum BI Surabaya

Perekonomian makro suatu negara tidak akan bergairah tanpa peranan Bank baik sebagai lembaga keuangan maupun lembaga intermediasi. Bank berperan penting dalam menjembatani pemilik modal dengan pengusaha yang membutuhkan modal. Dengan adanya bank arus keuangan menjadi lancar, kegiatan jual beli menjadi berkembang, aplikasi kredit sangat bervariasi, serta banyak peran penting lainnya.

Sejak jaman dulu peran Bank tidak bisa dipisahkan dari sejarah perekonomian dunia, begitu pula Indonesia. Sejarah perbankan di Indonesia diawali jauh sebelum negara ini merdeka. Bank yang pertama kali beroperasi adalah De javasche Bank, NV didirikan di Batavia pada tahun 1828. Sekitar setahun kemudian didirikan cabang De javasche Bank di Surabaya. Sampai saat ini gedung tersebut bisa kita temukan di Jalan Garuda Surabaya, namun sekarang gedung tersebut difungsikan sebagai Museum Bank Indonesia Surabaya. Gedung ini sudah ditetapkan menjadi Benda Cagar Budaya (BCB) sejak tahun 1996.

Banyak koleksi yang terdapat di Museum BI Surabaya Surabaya, di antaranya adalah uang-uang yang pernah diterbitkan Bank Indonesia, peralatan yang digunakan dalam perbankan tempo dulu, foto gedung-gedung De Javasche Bank di Nusantara, sejarah uang dari masa ke masa, mesin kliring manual dan banyakk koleksi lainnya.

Ketika Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi melakukan kunjungan untuk menambah wawasan tentang sejarah perbanan, mahasiswa secara langsung dapat melihat banyak koleksi unik museum ini. Kunjungan mahasiswa ini dilaksanakan pada 8 November 2017 yang didampingi langsung oleh Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi FE Unesa. Banyak peristiwa dan cerita di balik benda-benda tersebut yang dijelaskan secara lugas oleh petugas museum. Ternyata sejarah panjang perbankan sudah dimulai di Surabaya sejak puluhan tahun silam. Kegiatan ini penting untuk membuka wawasan mahasiswa tentang peran penting perbankan dalam perekonomian.